Dua petinju kelas ringan yang sering saya nantikan pertandingannya adalah Erik Morales dan Marco Antonio Barrera. Kedua petinju ini pernah saling berhadapan sebanyak 3 kali dalam duel yang sensasional. Namun, kedua petinju itu tidak berdaya di tangan Manny “Pacman” Pacquiao, petinju dahsyat dari Filipina. Pacquiao memukul jatuh Barrera pada ronde ke-7 (15 November 2003), sementara Morales dirobohkannya pada ronde 9 (16 Januari 2006).

Selanjutnya, Pacman mengalahkan petinju-petinju besar lainnyan seperti David Diaz, Oscar De La Hoya, Ricky Hatton, dan Miguel Cotto. Kehebatan Pacquiao ini membuat Floyd Mayweather Jr. miris dan membatalkan rencana pertandingan mereka. Padahal, Mayweather adalah petinju hebat yang belum pernah terkalahkan.
Sungguh hebat Manny Pacquiao. Ia membuktikan kepada dunia bahwa:
1. Petinju asia tak kalah hebat dibanding petinju benua lain
2. Petinju Asia tidak bisa dipandang enteng lagi.
3. Asia memiliki bakat-bakat petinju yang juga hebat.
Namun, terdengar kabar bahwa Pacquiao mempertimbangkan akan pensiun setelah pertandingan melawan Joshua Clottey tanggal 13 Maret kemarin. Jika benar, publik tinju dunia akan kehilangan seorang petinju dengan pukulan kidal yang menyengat ini.
Go Pacman, jangan pensiun dulu sebelum merobohkan Mayweather Jr! Ane kagum sama sampeyan…
Kang Yudiono
Penggemar tinju dunia
Gambar diambil dari: www.timesonline.co.uk

Posted in 

Jangan Lupa ada petinju Asia Lainnya yang harus kita dukung ….”chris john”!! asli Indonesia,sudah meraih gelar super champions
andi ´s last blog ..Ikat dulu untamu
pacquaio memang mantab…pantas seperti pac man yg suka melahap semua korbannya…….